Teknik Memancing di Laut

Teknik Memancing di Laut – Memancing merupakan hobi yang dapat menenangkan sekaligus memacu adrenalin. Memancing dapat Anda lakukan di berbagai perairan seperti waduk, danau, sungai, pelabuhan, hingga laut lepas. Memancing ternyata tidak semudah yang kita kira dan memiliki berbagai macam tips dan trick yang harus Anda pahami.

Hobi yang membutuhkan kesabaran dan kekuatan tarikan ini ternyata memiliki berbagai macam teknik dan cara untuk menangkap ikan. Kali ini MantaPancing akan membahas mengenai berbagai macam teknik memancing di laut yang dapat Anda terapkan!

Teknik Trolling

Teknik Trolling

Teknik memancing yang pertama adalah teknik Trolling. Trolling merupakan teknik memancing yang umumnya digunakan saat Anda berada di kapal yang sedang berlayar. Umumnya teknik ini digunakan saat kapal berada pada kecepatan 5 hingga 7 knot.

Umpan buatan yang digunakan adalah umpan yang berbentuk seperti cumi-cumi atau ikan berwarna yang menarik, dan untuk umpan alami berupa potongan ikan tenggiri maupun potongan ikan kecil lainnya. Untuk joran yang digunakan adalah joran tipe overhead.

Teknik ini membuat Anda dapat memancing dengan jarak sekitar 10-20 meter sambil kapal berlayar. Dengan teknik ini Anda dapat menikmati berlayar di laut sambil menunggu ikan memakan umpan yang Anda berikan.

Teknik Rock Fishing

Teknik Rock Fishing

Teknik yang berikutnya adalah teknik rock fishing. Rock fishing merupakan teknik memancing yang dapat Anda gunakan ketika memancing di pinggir laut yang curam, pelabuhan, atau diantara karang-karang.

Cara yang dilakukan untuk memancing dengan teknik rock fishing adalah mencari tempat yang lebih tinggi dipinggir laut dan melemparkan pancing pada daerah dalam didekat karang, karena biasanya terdapat banyak ikan yang cukup besar berdiam diri di tempat tersebut.

Baca Juga:  Tips Memancing Ikan Kakap

Teknik Casting

Teknik Casting

Selanjutnya merupakan teknik yang biasa digunakan untuk memancing ikan seperti ikan kerapu dan ikan kakap. Teknik ini menggunakan umpan buatan yang mana cara intinya terbentuk berdasarkan momen melemparkan dan menggulung lure atau umpan Anda.

Metode casting membuat Anda melemparkan pancingan terus menurus dengan momen tarikan kembali ke posisi Anda hingga ikan memakan umpan Anda. Hal ini berfungsi menciptakan gerakan umpan buatan yang sedemikian alami dan membuat ikan tertarik untuk memakan umpan Anda lebih cepat.

Metode ini bisa Anda gunakan untuk ikan yang berada di permukaan hingga ikan yang berada dalam kedalaman yang cukup jauh.

Teknik Flying Lining

Teknik Flying Lining

Metode atau teknik yang selanjutnya adalah teknik Flying Lining dimana menggunakan umpan alami sehingga lebih menarik predator atau ikan yang lebih besar. Cara memancing dengan teknik yang satu ini adalah dengan membiarkan umpan yang masih memiliki bau menyengat atau bahkan hidup bergerak-gerak dengan sendirinya hingga menuggu ikan menyergap umpan tersebut.

Hal penting lainnya adalah adanya penggunaan kenur atau ngoncer yang mana tersambung pada neckline. Pergerakan ngoncer yang dapat bergeser hingga 1-2 meter dari umpan alami Anda akan membuat ikan yang menyambar umpan alami Anda akan kesulitan untuk berenang kedasar laut.

Baca Juga:  Tips Memancing Ikan Lele

Bottom Fishing

Bottom Fishing

Teknik yang lain adalah bottom fishing. Teknik memancing yang satu ini merupakan teknik yang paling umum digunakan oleh pemancing di laut, sungai, danau, dan perairan lainnya.

Menggunakan teknik ini sangatlah basic dan sederhana. Anda hanya perlu memasang umpan di pancingan Anda dan pemberat seperti timah, lalu lempar pada jarak tertentu, dan biarkan umpan untuk tenggelam hingga ada ikan yang menyambarnya.

Akhir Kata

Itulah beberapa teknik memancing di laut yang mungkin belum pernah Anda ketahui. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membantu Anda untuk mancing di perairan laut. Sampai bertemu di artikel mengenai ikan dan memancing lainnya hanya di MantaPancing!

Tinggalkan komentar