Alat Pancing Tradisional

Alat Pancing Tradisional – Tahukah Anda bahwa terdapat banyak sekali alat untuk menangkap ikan selain menggunakan pancingan normal. Terdapat beberapa jenis penangkap ikan baik itu yang tradisional dan Modern.

Sudahkah Anda mengetahui berbagai macam alat pancing tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia? Berikut merupakan ulasan MantaPancing mengenai alat pancing tradisional yang umum digunakan.

Tombak

Tombak

Tombak meruapakan salah satu alat penangkap ikan yang digunakan oleh berbagai macam suku di belahan dunia. Tombak dengan ujung yang bermacam-macam seperti dengan tiga ujung runcing, satu ujung runcing dapat digunakan untuk berburu ikan di sungai, hingga perairan dekat pantai.

Biasanya tombak digunakan di daerah yang banyak memiliki ikan dnegan ukuran yang cukup besar dengan air yang jernih misalnya daerah sungai yang memiliki ikan salmon.

Bubu

Bubu

Berikutnya merupakan alat pancing atau penangkap ikan yang dikenal dengan sebutan Bubu maupun dengan sebutan lainnya di berbagai belahana dunia. Bubu merupakan suatu perangkap ikan yang berbahan dasar kayu maupun bambu yang kuat.

Sistem dari penangkap ikan yang satu ini adalah dengan menggunakan perangkap yang mana memberi umpan ikan didalam keranjang ini. Ikan dapat masuk dengan mudah namun tidak dapat keluar dari perangkap yang satu ini.

Biasanya bubu digunakan di sunga-sungai hingga daerah pesisir pantai untuk menangkap ikan-ikan hingga kepiting, rajungan, dan hewan air lainnya.

Baca Juga:  Tips Memancing Ikan Mujair

Jaring Pukat

Jaring Pukat
source : fototrenIndonesia

Alat penangkap ikan yang berikutnya merupakan Jaring pukat yang biasanya digunakan oleh nelayan dengan menggunakan satu kapal yang cukup besar maupun kapal biasa.

Biasanya jaring pukat memiliki ukuran yang cukup besar dengan beberapa pelampung pada bagian ujungnya (Pada zaman dahulu biasanya menggunakan batok kelapa dan benda yang dapat mengambang lainnya.

Jaring pukat merupakan jaring yang panjang dan lebar yang digunakan di laut untuk menangkap atau menjaring ikan-ikan yang suka berkumpul. Apabila mengetahui timing dan teknik yang bagus dalam menggunakan jaring pukat, Anda dapat memperoleh ikan mulai dari puluhan hingga ratusan kilogram.

Biasanya dapat digunakan menggunakan 2 kapal untuk menggiring ikan dengan jaring pukat ini.

Bahkan, dalam masa modern seperti saat ini, jaring pukat yang lebih besar dan modern pada kapal yang canggih dapat menangkap ikan hingga berton-ton jumlahnya.

Jala

Jala

Berikutnya merupakan jala atau jaring penangkap ikan. Cara menggunakan Jala cukuplah mudah namun membutuhkan energi yang cukup besar dengan pengguna yang cekatan.

Karena dengan langsung melempar atau menyergap ikan yang berkerumun pada posisi tertentu dan langsung menariknya, Anda bisa saja kurang cepat dan bukannya mendapat ikan dalam jumlah besar namun hanya mendapat sebagian kecil ikan yang berkerumun tersebut.

Biasanya Anda dapat menggunakan alat ini di kapal maupun di daerah pesisir pantai.

Baca Juga:  Tips Memancing Ikan Patin

Jaring Angkat

Jaring Angkat

Selanjutnya merupakan salah satu variasi dari jala maupun jaring yang biasa digunakan untuk menyeser ikan. Cara untuk menggunakan alat yang satu ini juga tidak terlalu susah, Anda cukup meletakkan jaring ini pada pos atau daerah yang banyak ikan, beberapa juga menggunakan kapal maupun stasiun khusu yang dibangun dari kayu.

Letakkan jaring angkat kemudian letakkan umpan maupun makanan yang berbau amis pada atas jaring angkat ini, tunggu beberapa saat kemudian angkat jaring ini untuk mendapatkan berbagai macam hewan air seperti cumi-cumi, ikan teri dan ikan pelagis.

Akhir Kata

Itulah Beberapa informasi mengenai alat pancing tradisional yang masih banyak digunakan hingga saat ini. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk Anda dan sampai jumpa di artikel memancing dan ikan menarik lainnya, tentunya hanya di MantaPancing!

Tinggalkan komentar